HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Catatan Mujahid Lainnya
Sahabat Sejati
10 Maret 2010 pukul 09:00 WIB
Perempuan
25 November 2009 pukul 09:40 WIB
Ukhti, Selamatkanlah Aku!!!
19 November 2009 pukul 14:05 WIB
Cuma Bisa Berharap?
18 November 2009 pukul 13:13 WIB
Surat Seorang Jomblo
17 November 2009 pukul 13:13 WIB
Catatan
Senin, 2 Agustus 2010 pukul 11:31 WIB
Kereta Api yang Selalu Terlambat

Oleh Mujahid Alamaya

Akhir pekan lalu saya ada acara di Surabaya. Karena mendadak akhirnya saya memilih menggunakan jasa kereta Api. Jumat, 16 Juli 2010 saya berangkat menggunakan Argo Bromo Anggrek. Seharusnya berangkat pukul 21.30 tetapi baru berangkat pukul 21.40. Sepanjang perjalanan kereta banyak berhenti. Padahal kelas Argo.

Tiba di Cirebon mengalami keterlambatan dan tentunya tiba di kota-kota lainnya pun terlambat. Tiba di Surabaya, 17 Juli 2010 pukul 10.30 seharusnya pukul 07.30. Mengalami keterlambatan hingga 3 jam. Akhirnya acara saya pun molor.

Minggu, 18 Juli 2010 saya pulang menggunakan Sembrani. Kereta ekspres di bawahnya Argo. Berangkat tepat waktu pukul 18.30. Akan tetapi sama mengalami keterlambatan. Sepanjang perjalanan setelah lewat Semarang kereta sering berhenti. Apalagi setelah lewat Cikampek. Sering berhenti dalam waktu yang cukup lama.

Tiba di Gambir, 19 Juli 2010 pukul 08.00 yang seharusnya pukul 05.25. Mengalami keterlambatan hingga 2,5 jam. Akhirnya saya terlambat masuk kantor.

Selain itu beberapa fasilitas dalam kereta tersebut banyak yang sudah rusak. Misalnya pada tempat duduk dan toilet. Itu berarti informasi yang saya baca di website kereta-api.co.id tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya.

Saya membaca informasi seputar kereta Argo Bromo Anggrek dan Sembrani, seperti dimuat di situs tersebut, akan tetapi pada kenyataannya berbeda. Misalnya Sembrani yang katanya mempunyai rangkaian baru, tapi ternyata beberapa fasilitasnya sudah rusak.

Beginikah pelayanan dan kinerja PT Kereta Api? Dan, yang sudah menjadi rahasia umum adalah, banyaknya penumpang yang membayar "di atas". Saya sangat menyesalkan pihak PT KA yang tidak menindak tegas para oknum Kondektur yang tidak memberlakukan denda tiket dua kali lipat bagi penumpang yang tidak memiliki tiket.

Itu terbukti dari banyaknya penumpang yang mengambil tempat di gerbong kereta makan atau di dekat pintu/ toilet. Bukankah kereta argo/ eksekutif tidak menjual tiket berdiri? Lalu mengapa banyak penumpang 'gelap' seperti itu? Ke mana larinya uang dari para penumpang 'gelap' tersebut?

http://suarapembaca.detik.com/read/2010/07/24/113544/1405746/283/kereta-api-yang-selalu-terlambat

Bagikan

--- 24 Komentar ---

Mujahid Alamaya menyukai catatan ini.
Indra | Full Time Jobseeker
Alhamdulillah KSC bagus banget, jadi pengen nyoba KSC Mobile-nya.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0419 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels