HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Catatan Mujahid Lainnya
Catatan
Selasa, 17 November 2009 pukul 13:13 WIB
Surat Seorang Jomblo

Oleh Mujahid Alamaya

Seiring hilangnya senja, aku tetap memikirkan tentang keberadaanmu. Entah mengapa diri ini demikian merindui dirimu. Di antara hamparan padang impian yang terbentang tak berjarak, hanya dibatasi oleh kedipan mata ini ketika terlelap.

Saat ini kuakhiri lagi rutinitas yang amat melelahkan. Kuberdo'a selalu kepadaNya, semoga semua ini bisa mengantarkanku padamu yang kini terdampar di atas guratan takdirku. Entah kapan Dia akan mengijinkanku jatuh cinta padamu, aku hanya berjalan menapaki garis-garis nasib yang kini mulai membekas menjadi kerutan di dahi.

Oh iya, bagaimana kabarmu malam ini? Semoga rembulan di luar sana bisa menyaksikan kita yang saling merindu. Malam ini, ketika kupandangi langit, pasti engkau juga sedang menatap lekat sang ratu malam. Percayalah, di sisiku kini hanya ada segenggang harapan tentangmu yang selalu kupegang tak kan pernah kulepas.

Apakah ada yang mencoba menggodamu? Pasti ada, syetan tak kan pernah membiarkan seorang mukminah berjalan sendirian. Keadaanku di sini sama, mungkin lebih parah. Semoga engkau tidak akan pernah merasa cemburu, karena memang belum saatnya. Sekali lagi, percayalah kepada Allah bahwa Dia hanya akan mempertemukan engkau untukku.

Entahlah apa perasaan ini sudah pada tempatnya ataukah salah alamat. Aku hanya bisa meyakini satu hal, nurani itu tak kan pernah akan berdusta. Aku yang di sini dan engkau yang sedang tertegun di sana pasti menginginkan pertemuan nanti hanya Dia yang mengatur. Tidak akan ada orang ketiga, keempat. Hanya ada Dia di antara kita. Karena segala macam hubungan pasti akan berakhir kecuali hubungan karena Dia.

Kita sama-sama berlindung dan berdo'a kepada Allah, semoga Dia bisa melebihkan kesabaran kepada kita.

- Dari yang terjaga di pelataran harapan -

Diambil dari Karya Feli Alfalah - KSC 01-08-2004

Bagikan

--- 41 Komentar ---

Dradjat | Pegawai
KotaSantri.com memang pas menjadi tempat mangkalnya para santri yang ingin mengikuti jejak nabinya. Semoga penulisan-penulisan di KotaSantri.com yang penuh keteledanan dan pelajaran adalah wajah kehidupan santri sebenarnya.
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0334 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels