QS. Muhammad : 7 : "Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. "
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Catatan Mujahid Lainnya
Argumentasi, Lelaki Shalih, dan Cinta
29 Mei 2011 pukul 11:00 WIB
Kereta Api yang Selalu Terlambat
2 Agustus 2010 pukul 11:31 WIB
Sahabat Sejati
10 Maret 2010 pukul 09:00 WIB
Perempuan
25 November 2009 pukul 09:40 WIB
Ukhti, Selamatkanlah Aku!!!
19 November 2009 pukul 14:05 WIB
Catatan
Senin, 16 November 2009 pukul 10:36 WIB
Jika Ukhti Tertarik, Tak Mengapa untuk Mengungkapkannya

Oleh Mujahid Alamaya

"Jika ukhti tertarik, tak mengapa untuk mengungkapkannya. Ibunda (Khadijah RA) pun demikian." Begitulah kira-kira ungkapan salah seorang ikhwan yang ditulis di sebuah website. Maksudnya apa? Entahlah. Yang pasti, saat tulisan tersebut saya baca, ikhwan tersebut masih single alias belum menikah.

Jika dilihat dari maknanya, tulisan tersebut mengisyaratkan kepada seorang akhwat yang 'mempunyai perasaan' kepada seorang ikhwan untuk mengemukakannya dengan terus terang. Tentunya harus sesuai syar'i. Bisa lewat teman, sahabat, atau orang lain yang dipercaya sebagai mediator ta'aruf.

Kenapa harus akhwat duluan yang 'menyatakannya'? Karena hal tersebut dicontohkan oleh Khadijah RA ketika hendak menikah dengan Rasulullah SAW. Pada waktu itu, Khadijah tertarik dengan kepribadian dan keluhuran budi pekerti Rasulullah SAW. Maka Khadijah RA pun melamar Rasulullah SAW.

Itu kan jaman baheula, apa saat ini ada akhwat yang 'menyatakan' duluan? Tentu ada. Misalnya, beberapa minggu yang lalu, ada dua orang akhwat yang siap menikah dan mengutarakan niatnya untuk ta'aruf dengan ikhwan yang 'diinginkannya'. Padahal, usia mereka masih dibilang muda, kelahiran 1987 dan 1990.

Secara pribadi, saya salut dengan niat dan tekad dua akhwat tersebut. Mereka 'membidik' ikhwan yang usianya jauh di atas mereka. Apalagi akhwat yang lahir tahun 1990. Saat ini, dia masih duduk di bangku SMA kelas 3 dan sudah berpikir dewasa. Tekadnya, jika sudah lulus, bakal langsung menikah. Subhanallaah...

Lalu, bagaimana kelanjutan proses mereka? Apakah berhasil? Wallaahu a'lam. Bagaimana pun kelanjutan proses mereka, tentu tidak perlu dibahas di sini. Yang perlu digarisbawahi adalah, kesungguhan mereka ketika hendak menyempurnakan setengah agama. Kesungguhan mereka, mungkin perlu 'ditiru' oleh akhwat yang lain.

Maka, jika ukhti tertarik, tak mengapa untuk mengungkapkannya...

Bandung, Agustus 2007

Bagikan

--- 60 Komentar ---

risdayani djuramang dan Tin Tina menyukai catatan ini.
Nia | Guru
KotaSantri.com top dech. Artikelnya bagus-bagus banget, sangat menyentuh kalbuku sampe berurai air mata membacanya dan sarat dengan hikmah. Bukankah hikmah adalah milik para mukmin yang tercecer? So, buruan gabung.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0526 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels