Imam Nawawi : "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu."
Santri
Muhammad Imdadurrohman
Karyawan Swasta
Bekasi
Abdullah rahman
Profesional
Jakarta
ikhwan lampung
Staf Puskom Univ Lampung
Lampung Selatan
Forum
Suara
Akhmad : “Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal.” (Imam al-Ghazali)
Nia : rindu sama ksc dan teman2 ksc
salsabila : Kami cintakan Allah..
Kami kasihkan rasul..
Kami sayangkan Ayah..
Kami sayangi Ibu...
Tulisan
Catatan
Galeri Catatan
Rabu, 25 April 2012 pukul 09:53 WIB
Akhmad Muhaimin Azzet
Allah Swt. berfirman, “...Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat …
Senin, 16 April 2012 pukul 19:04 WIB
Abdul Latief Sukyan
Butiran hujan kembali menyirami bumi yang kehausan, menghidupkan, menyegarkan, mensucikan dari kotoran waktu, membersihkan dari kesalahan tindakan manusia, menghilangkan kekaratan dan debu yang bertumpuk-tumpuk , hujan yang menyirami di pagi …
Senin, 16 April 2012 pukul 09:43 WIB
@ Arda Dinata
''Siapakah yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang sebagai orang-orang yang berserah diri?'' ucap Nabi Sulaiman. Jin Ifrit berkata, ''Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu sebelum kamu …
Senin, 16 April 2012 pukul 09:41 WIB
@ Arda Dinata
Aku sangat yakin, alam telah mencatat semua tingkah polah yang kita lakukan. Selain itu, aku pun yakin, dalam setiap gerak ada berkah. Sehingga dalam gerak, kita akan mereguk aneka nikmat …
Senin, 16 April 2012 pukul 08:17 WIB
PROFFF
Penulis : Andrie Wongso Sabtu, 04 Juni 2011 1) KEYAKINAN DIRI Keyakinan diri adalah kekuatan pendobrak yang luar biasa! Dengan keyakinan diri yang kuat, kita bisa menciptakan prestasi; apa yang …
M. Hilmy | Wiraswasta
Insya Allah... Isinya ringan seperti kapas, berbobot seperti baja, dan dalam seperti samudera.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 4.2974 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels