HR. At-Tirmidzi : "Pena (takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan."
Alamat Akun
http://dayat_nst.kotasantri.com
Bergabung
8 Maret 2009 pukul 21:55 WIB
Domisili
Deli Serdang - Sumatera Utara
Pekerjaan
Guru
Aku adalah orang yang sedang belajar membaca dan menulis, bekerja sebagai Staf Pengajar di Islamic International School Darul Ilmi Murni (IIS DIM) Medan dan MTs Muallimin UNIVA Medan.
Tulisan Rahmat Lainnya
Kematian Seorang Ahli Ibadah yang Baru Taubat
24 September 2013 pukul 22:00 WIB
Dialog Maisarah di Pemakaman
13 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB
Wanita Pelit
25 Juni 2013 pukul 23:00 WIB
Kejahatan Mestinya Tak Separah Ini
8 Juni 2013 pukul 12:00 WIB
Ali dan Lansia Nasrani
14 Mei 2013 pukul 13:00 WIB
Bilik
Bilik » Pena

Jum'at, 1 November 2013 pukul 23:00 WIB

Menulis : Terapi Penyembuhan dan Penyelaman Diri

Penulis : Rahmat Hidayat Nasution

Opini Iqbal Dawami, penulis buku “The Miracle of Writing”, senada dengan Natalie Goldberg, penulis buku “Writing Down the Bones: Freeing the Writter Within” bahwa menulis adalah cara untuk membantu dalam menyelami kehidupan dan menjadi seimbang.

Menulis adalah aktivitas yang menakjubkan. Karena selain cara terbaik untuk mengungkapkan isi hati, juga bisa menjadi terapi. Terapi yang dihasilkan bukan sekedar untuk penyakit yang ringan, tapi juga untuk penyakit yang berat seperti kanker.

Ia juga menyatakan bahwa menulis sebagai jalan asketis. Jalan yang harus siap untuk angkat sumpah dalam hati dengan setekun-tekunnya membaca, menulis, beraktivitas, dan bersiap hidup miskin.

Keberaniannya menjustifikasi demikian, tentunya, menabrak opini para penulis buku lain yang menyatakan siapa bilang penulis tidak bisa kaya. Ia berani bicara jujur bahwa jalan menulis bukanlah jalan bisnis. Jalan menulis adalah jalan pengabdian diri yang total pada kelanjutan ingatan peradaban bagi generasi berikutnya.

Maka penulis sejati adalah penulis yang menunaikan kewajibannya dengan hanya menulis dan menulis. Bukan sibuk dengan menghitung besarnya royalti.

Referensi : The Miracle of Writing (Memunculkan Keajaiban Menulis) - M. Iqbal Dawami

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rahmat Hidayat Nasution sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

UmmuRaihanah | IRT, Wiraswasta
Inspiratif, banyak ilmu. Tampilan webnya sudah banyak berubah. Maju terus, tetap istiqomah. ;)
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2123 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels