Tazakka : "Perjuangan itu artinya berkorban, berkorban itu artinya terkorban. Janganlah gentar untuk berjuang, demi agama dan bangsa. Inilah jalan kita."
Alamat Akun
http://kama.kotasantri.com
Bergabung
21 Juli 2010 pukul 00:30 WIB
Domisili
Makassar - Sulawesi Selatan
Pekerjaan
Mahasiswa
Org ini memiliki kbiasaan aneh, kalau Pusing paling suka ditarik2/mengikat rambutnya, muncul didunia ini dg tujuan, kembali kepada Siapa yg membawanya kdunia ini dg amanah yg telah ia pikul, yg pertama kalinya bertemu dgnnya mungkin akan bertanya2 "apakah orang ini mampu mengangkat kepalanya dan mampu berbicara tau tdk ya?"
Tulisan Kamaruddin Lainnya
Mimpi Itu Mendorongku untuk Bertaubat
28 September 2010 pukul 20:25 WIB
Bilik
Bilik » Mualaf

Kamis, 30 September 2010 pukul 22:51 WIB

Anatoli : Memeluk Islam Ketika Menjadi Komandan Tentara

Penulis : Kamaruddin

Anatoli lahir di kota Baku negara Azerbaijan. Ia seorang yang sangat benci kepada kaum muslimin. Ia salah seorang komandan tentara komunis Rusia yang memerangi umat Islam di Afghanistan dan telah banyak kaum muslimin yang terbunuh di tangannya.

Ia tidak percaya kepada agama manapun. Ia adalah seorang penganut ideologi komunis yang militan dan sangat fanatik melawan Islam. Kebenciannya akan muncul walau hanya dengan melihat seorang muslim. Ia tidak pernah mencari sebuah keyakinan dan juga tidak pernah ragu dengan pemikirannya hingga ia dipindahkan ke daerah Jalalabad sebagai komandan angkatan perang Rusia. Kelanjutan kisah ini kita serahkan kepadanya.

"Tujuan kedatanganku ke tempat ini adalah untuk membasmi kekuatan mujahidin muslim. Aku memperlakukan keluarga mereka dengan kasar. Aku berusaha untuk membunuh mereka dengan berbagai senjata modern dan alat-alat canggih lainnya. Kami bombardir mereka dari darat dan udara. Tetapi aneh, mereka yang tidak mempunyai senjata kecuali bedil yang tidak dapat dipakai untuk berburu rusa itu dapat membuat tentaraku kocar-kacir. Keraguan mulai menggelayuti diriku. Aku perintahkan salah seorang tentaraku untuk memanggil beberapa keluarga yang mampu berbahasa Rusia. Kemudian mereka mengajakku untuk memeluk Islam. Seketika opiniku tentang Islam berubah.

Aku sudah mempelajari semua agama dan akhirnya aku membuat ketetapan yang ditentang oleh semua teman-temanku, yaitu menyatakan keislamanku. Namun ini sudah menjadi keputusanku dan aku tetap teguh walau mereka berusaha untuk meyakinkan aku agar memilih selain Islam. Aku mengajak keluargaku, sehingga aku, istriku, dan semua anak-anakku memeluk Islam. Aku membuat keputusan untuk menyeru ke jalan Allah dan akhirnya aku menjadi seorang muadzin. Semoga Allah mengampuni dosaku dan membuka pintu taubat untukku.

---

SUMBER : Serial Kisah Teladan, Juz I, karya Muhammad bin Shalih al-Qaththani sebagai yang dinukil dari Buletin al-Muslimin, edisi 350, Penerbit DARUL HAQ, Telp.021-4701616

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Kamaruddin sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Maharandi | Karyawan
Syukur alhamdulillah, sejak pertama kali membaca tulisan-tulisannya, saya langsung tertarik, karena materinya beragam dan terkadang mendatangkan inspirasi baru. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayahNya kepada kita semua.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0985 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels