Bilik » Goresan | Rabu, 3 November 2010 pukul 20:13 WIB

Muhasabah

Penulis : Silvia

Duhai Rabbi,
Apakah mungkin syurga yang seluas langit dan bumi itu bisa kupijak?
Sedangkan aku
masih lalai dalam mengingatMu

Duhai Rabbi,
Apakah mungkin di sana tercipta Istana di puncak syurga untukku?
Sedangkan aku
jarang bahkan tak pernah bangkit bangun tengah Malam untuk berduaan denganMu

Duhai Rabbi,
Apakah mungkin baunya syurga nanti tercium olehku?
Sedangkan aku
tak bisa menjaga hijabku, pandanganku, bahkan sampai menduakanMu

Duhai Rabbi,
Apakah mungkin kudapat bejumpa dengan Rasulullah?
Sedangkan aku
jarang bershalawat untuk Beliau

Duhai Rabbi,
Apakah mungkin kudapat makan minum sepuasnya di syurgaMu?
Sedangkan aku
mulutku tak dapat menahan ghibah membicarakan aib saudaraku

Duhai Rabbi,
Apakah mungkin aku dapat berjumpa denganMu?
Rasa cintaku pun tak cukup untuk berjumpa denganMu, mungkin cinta dengan makhlukMu itu yang melebihi cintaku padaMu

Duhai Rabbi,
Tak sanggup raga jika harus menikmati panasnya nerakaMu
Tak pantas jua diri jika untuk memasuki syurgaMu

Duhai Rabbi,
Selagi ruh masih bersatu dengan raga
berikan kesempatan sekiranya untuk kami
memohon ampunMu atas diri yang lalai, yang tak bisa menjaga Mulut, mata, telinga, dan hati

Duhai Rabbi,
Mohon maaf atas segala khilaf dan salah

KotaSantri.com 2002-2021