Bilik » Goresan | Jum'at, 13 Agustus 2010 pukul 20:50 WIB

Jangan Pergi, Saudaraku

Penulis : Silvia

Saudara itu bagaikan hubungan antar anggota badan
Saudara itu bagaikan tangan dan mata
Jika tangan sakit, mata ikut menangis
dan jika mata menangis, mata yang mengusapnya

Ketika kutemukan kita adalah sekumpulan lidi yang terikat kuat
Lidi itu, tak mampu dipatahkan
Mampu karena kita kuat dan bersatu

Ketika ku menemukanmu, saudaraku
Betapa ku merasakan hakikat ukhuwah yang sebenarnya
Betapa ku membanggakan kalian

Saudaraku,
Kini, lidi-lidi itu mulai melepaskan dirinya satu persatu
Lidi itu tak lagi kuat, tak lagi kokoh
Lidi-lidi itu kini mulai merapuh
Lidi-lidi tak lagi satu tujuan

Mungkin lidi itu rapuh
Mungkin lidi itu taksama
Entahlah

Namun, satu kupinta
Jangan pergi, saudaraku

Ana uhibbukum fillah

KotaSantri.com 2002-2021