|
HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
|
|
|
insmile_online |





Senin, 28 Juni 2010 pukul 20:45 WIB
Penulis : Imroah
Selaput malam menggeser hiruk pikuk kota
menyekanya sesaat sebelum pagi tiba
Namun tidak pada dirimu
laku batinmu membara
di balik terali perasaanmu yang hampa
Puntung yang terbuang
menyalakannya kembali untukmu yang hilang
dalam kisaran waktu
bertajuk rindu
Menggelepar ringkih tubuhmu
di dinding yang dingin
meraba bayangan oleh pendar lampu malam
Bibirmu seperti melontar kata
tapi telingaku
tak mendengar gerai yang terngiang
Sudah tulikah aku.?
Atau bibirmukah yang bisu?
Kau mendongkrak pintu
menuntut keadilan
tapi mata yang memandang, terpejam
tangis yang terkikis hamparan ketegaran
menapaki jurang yang terjal
Genggaman tanganmu
menguatkan pandangku untuk tidak terpejam
beritahu aku
bagaimana aku menolongmu?!
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Imroah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.