|
Ust. Aam Amiruddin : "Sesungguhnya sepercik kejujuran lebih berharga dari sebongkah cinta. Apa arti sebongkah cinta kalau dibangun di atas kebohongan? Pasti rapuh bukan? Betapa indahnya apabila kejujuran dan cinta ada pada diri seseorang. Beruntunglah Anda yang memiliki kejujuran dan ketulusan cinta."
|
|
|
insmile_online |





Senin, 5 April 2010 pukul 20:50 WIB
Penulis : Imroah
Ya Rabbii...
Dalam renung malamMu
Kucoba raih nostalgia manis seperti yang dulu
Kuhadapkan wajahku yang berhias lumpur
Bersimbuh kerikil-kerikil dosa
Rabbii...
Sekian lama hatiku redup tanpa sinarMu
Berjuta waktuMu kuhargai penuh debu
Berjarak galahMu kutapaki tanpa ingat padaMu
Berhari-hari kurajut asa
Penuh hura kala suka menyapa
Rabbii...
Sudah begitu tebalkah sekat antara kita?
Hingga selama ini
NamaMu tak sempat kusapa
Kini ku datang membawa setumpuk noda
Dalam batas-batas insan manusia
Rabbii...
Entah apa yang harus kubisikkan
Setelah kusadari
Masih terbuka bilik hati
Dengan cinta kasih Kau buka itu untukku
Ya Rabbii...
Bantulah aku menghias bilik itu
Seindah Kau hias hidup dan duniaku
Agar kuterbebas
Dari sekat yang selama ini membelenggu
Izinkan kuterbuai dalam lembut kasihMu
Hingga ringan langkahku
Dalam ketaatan padaMu
Rabbii...
Hanya Engkau Yang Terindah dalam jiwaku
Sungguh Rabbii...
Aku rindu
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Imroah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.