|
Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
|





Rabu, 10 Maret 2010 pukul 20:31 WIB
Penulis : Pretty Kurnia
Kusadari kau miliki 'segalanya'
Tingginya ilmu, keelokan paras, kemuliaan dunia
Kau tawarkan pesonamu itu padaku
Hantarkan kehangatan jiwa, tapi semu
Percikkan rona tawa nan kelabu
Seolah kau tiada mengenalku
Bukankah kita telah lama berkawan?
Kali ini kau coba curi kesempatan
Percayakah engkau kawan
Eloknya keabadian cinta
Yang senantiasa memberi tanpa diminta
Senantiasa memaafkan meski dikhianati
Senantiasa sebarkan rahmat tiada bertepi
Ciptakan mimpi jadi kenyataan
Aku percaya akan cinta sejati
Karenanya, aku tak ingin lepas
Takkan kubiarkan lagi ia terhempas
Di sinilah kini aku meniti
Jangan pernah sekali engkau coba
Memalingkanku dari kasihNYA
Karena…
Tlah kutemukan sentuhan damai dalam kalbu
Hangat, menyapu ruang serta waktu
Pancarkan indah, cahaya asa yang dulu beku
Menggilas kelamnya perjalanan masa lalu
Dan semuanya itu…
Takkan pernah tergantikan oleh kehadiranmu
Pujalah cinta manusia
Kau pasti merana
Pujalah cintaNYA
Kau pasti bahagia
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Pretty Kurnia sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.