|
Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
|





Jum'at, 15 Januari 2010 pukul 20:20 WIB
Penulis : Pretty Kurnia
Mengapa menaburkan bibit keraguan
Bila dalam hati telah tertanam benih keyakinan
Mengapa?
Apa karena waktu telah mewujudkan titik prahara?
Tak cukup sekedar renungan untuk menghalaunya
Tak pula cukup sekedar keinginan untuk meraihnya
Mengapa tidak menancapkannya kuat-kuat ke angkasa
Penuhi sulbi dengan kekuatan janjiNya
Lalu membiarkannya lepas di udara
Sepenuh keyakinan, bak anak panah melesat dari busurnya
Mencoba melihat kembali ruang di sudut-sudut hati
Apa yang sebenarnya aku cari?
Aku seperti kehilangan orientasi
Mencari lagi titik balik kehidupan dari beningnya nurani
Raih secercah azzam tuk menggugah motivasi
Terbenam aku dalam seribu tanya
Lalu kuketuk pintu malam dengan rajutan do'a
Melantunkan bait-bait nyanyian jiwa
Berharap kan mendapat jawab di sana
Dan membiarkan takdirNya berbicara
Ketentraman itu hadir, lembutkan hati
Aku tenang di tengah badai
"Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian. Allah Maha Mengetahui, kalian tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah : 216)
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Pretty Kurnia sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

VCD MP3 Al-Quran
VCD MP3 dan terjemahan Syeikh Musyari Rasyid, Al ghomidi dll, Iqro anak. Original kualitas OK. Untuk reseller harga ISTIMEWA. Call/ SMS 085781303505
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.