|
QS. An-Nahl : 97 : "Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
|



Jum'at, 18 Desember 2009 pukul 20:40 WIB
Penulis : Rahmatan Idul
Dan tiba-tiba langit pun menangis
Tanpa sebuah keluhan yang mengiris
Hanya tetes-tetes kecil yang terus berderai
Mengalir membasahi keringnya bumi
Entah mengapa
Tiba-tiba saja sang langit menjadi begitu melankolis
Membuat hatiku semakin miris
Adakah ia t’lah mendengar seribu kisah tragis
Dari setitik zenith yang mungkin bercerita
Tentang seorang manusia yang menikmati semesta derita
Tanpa setetes pun airmata?
Entah mengapa
Hitam menyelimuti indahnya biru
Mungkin ia terharu
Akan keteguhan sepotong hati yang sendiri
Atau mungkin ia sedih akan sebuah kenaifan yang tak tersadari
Entahlah…
Senja ini, tiba-tiba saja sang langit menangis
Tak setegar kemarin ketika ia terus berpijar di tengah prahara
Tak seceria pagi tadi saat ia terus tersenyum pada alam semesta
Senja ini, tiba-tiba saja ia menangis
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rahmatan Idul sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

VCD MP3 Al-Quran
VCD MP3 dan terjemahan Syeikh Musyari Rasyid, Al ghomidi dll, Iqro anak. Original kualitas OK. Untuk reseller harga ISTIMEWA. Call/ SMS 085781303505
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.