|
Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
|


Jum'at, 5 Juni 2009 pukul 19:07 WIB
Penulis : Desmeli
Ku tak tahu kamu, kamu pun tak kenal aku
Hanya senyum tersungging di masing-masing bibir
Awal kita bertemu
Seiring waktu yang terus berjalan
Kuantitas sapaan terus ditingkatkan
Tak lagi ada perasaan sungkan
Karena kita sudah menjadi dua sahabat
Sahabat, maukah kau temani hari-hariku?
Bersama kita merenda masa depan
Mari bantu aku pilihkan warna benang
Lain waktu, biar aku pilihkan motif sulaman untukmu
Saling mendukung, saling berpegangan
Saling mengingatkan
Sahabat, maukah kau temaniku tertawa?
Berbagi dalam suka
Bahagiaku, bahagiamu juga
Lihatlah indahnya pelangi di birunya langit
Ikut menabur wangi bunga di cakrawalanya
Bersama mega-mega cinta
Di taman para pujangga
Sahabat, maukah kau temani aku yang sedang berduka?
Bantu aku membalut luka, dengan perban cinta dan sayang
Biarkan ia mengering ditiup angin nasehatmu
Hingga saatnya aku bangkit lagi dan mampu berlari
Mengejar asa yang sempat tertinggal
Lain waktu bila luka itu juga menjangkitimu
Biarlah aku berikan padamu
Seperti yang engkau berikan dulu padaku
Sahabat, kau dan aku tahu
Ada masa di mana kita harus berpisah
Karena skenario yang dituliskan Tuhan
Untuk masing-masing diri tidaklah sama
Mungkin kita harus menuliskan cerita yang berbeda
Pada setiap alinea terbaru dalam hidup kita
Selamat berjuang sahabat!
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Desmeli sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

VCD MP3 Al-Quran
VCD MP3 dan terjemahan Syeikh Musyari Rasyid, Al ghomidi dll, Iqro anak. Original kualitas OK. Untuk reseller harga ISTIMEWA. Call/ SMS 085781303505
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.